Setiap makhluk hidup memerlukan makanan. Rusa makan rumput. Harimau makan rusa itu. Gagasan sederhana itu — siapa makan siapa — adalah seluruh pokok bahasan ini. Begitu kamu bisa melihatnya, rantai makanan dan jaring-jaring makanan berhenti menjadi dua kata yang membingungkan dan menjadi satu gambar yang mudah.
Panduan ini ditulis untuk Kelas 6. Kalimat pendek, contoh nyata, dan satu diagram yang bisa kamu mainkan.
Pertama, apa itu ekosistem?
Ekosistem adalah tempat makhluk hidup dan benda tak hidup hidup bersama dan saling memengaruhi.
- Makhluk hidup: tumbuhan, hewan, serangga, burung, mikroba renik.
- Benda tak hidup: cahaya matahari, udara, air, tanah, suhu.
- Kolam, hutan, padang rumput, dan samudra, semuanya ekosistem.
Genangan kecil pun bisa menjadi ekosistem. Ukurannya tidak penting. Yang penting adalah bagian hidup dan tak hidup itu saling bergantung.
Apa itu rantai makanan?
Rantai makanan menunjukkan satu jalur tunggal yang ditempuh makanan dan energi melalui sebuah ekosistem. Satu garis. Satu arah.
Contoh paling terkenal dari bukumu seperti ini:
Rumput → Belalang → Katak → Ular → Elang
Bacalah dengan suara nyaring sebagai “dimakan oleh”. Rumput dimakan oleh belalang. Belalang dimakan oleh katak. Dan seterusnya, sampai ke elang.
Cobalah sendiri
Di bawah ini gagasan yang sama, tetapi kamu bisa menjelajahinya. Mulailah dengan rantai makanan. Lalu tekan “Jaring-jaring makanan” dan perhatikan apa yang terjadi pada tanda-tanda panahnya. Gantilah ekosistemnya untuk melihat kolam dan samudra juga.
Energi yang tersisa ↑ makin sedikit di puncak
- 6%
- 12%
- 22%
- 40%
- 100%
Konsumen primer
Belalang memakan Rumput. Memakan produsen. Ia pemakan pertama dalam rantai ini.
Di sini hanya tersisa sekitar 40 % energi yang masuk ke rantai ini.
Perhatikan satu hal saat kamu berganti ke jaring-jaring: hewannya tidak berubah. Hanya jumlah tanda panahnya yang berubah. Itulah seluruh bedanya, dan itulah sebabnya kedua kata itu tertukar.
Tingkatannya: siapa itu siapa
Setiap langkah dalam rantai makanan punya nama. Para ilmuwan menyebut langkah-langkah itu tingkat trofik. “Trofik” hanya berarti “berkaitan dengan makanan”.
- Produsen — membuat makanannya sendiri memakai cahaya matahari. Contoh: rumput, alga.
- Konsumen primer — makan produsen. Contoh: belalang. Umumnya pemakan tumbuhan.
- Konsumen sekunder — makan konsumen primer. Contoh: katak.
- Konsumen tersier — makan konsumen sekunder. Contoh: ular.
- Konsumen puncak — berada di paling atas. Tidak ada yang memangsanya. Contoh: elang.
Catatan singkat soal kata-katanya: primer berarti pertama, sekunder berarti kedua, tersier berarti ketiga. Jadi “konsumen primer” hanya berarti pemakan pertama dalam rantai itu. Bukan makhluk hidup pertama — pemakan pertama. Produsen datang sebelumnya, tetapi produsen tidak memakan apa pun.
Bagaimana dengan pengurai?
Jamur, bakteri, dan cacing tanah memecah tumbuhan dan hewan yang mati lalu mengembalikan zat haranya ke tanah. Mereka disebut pengurai. Mereka bagian dari setiap ekosistem, tetapi biasanya digambarkan di samping rantai makanan dan bukan di dalamnya, karena mereka makan dari setiap tingkatan.Ke arah mana tanda panahnya menunjuk?
Inilah kekeliruan yang paling sering terjadi di seluruh bab ini, jadi pantas kita perlambat.
Tanda panah menunjuk dari makanan ke yang memakannya. Ia menunjukkan ke arah mana energi bergerak — bukan siapa yang sedang makan.
Jadi kita menuliskan Rumput → Belalang, karena energinya berjalan dari rumput ke dalam belalang.
Banyak siswa menggambar Belalang → Rumput karena belalanglah yang makan. Itu terbalik. Tanda panah mengikuti energi, dan energi bergerak dari yang dimakan ke yang memakan. Kebiasaan yang baik: bacalah setiap tanda panah sebagai “dimakan oleh”.
Mengapa energinya menurun pada setiap langkah?
Lihatlah bilah-bilah energi pada diagram di atas. Semakin ke atas, semakin pendek. Inilah sebabnya.
Ketika belalang makan rumput, ia tidak mengubah seluruh makanan itu menjadi tubuh belalang. Sebagian besar energinya terpakai untuk hidup: bergerak, bernapas, tetap hangat. Sebagian hilang sebagai panas. Sebagian keluar dari tubuh sebagai sisa.
Hanya sekitar 10% energi pada satu tingkatan yang mencapai tingkatan berikutnya. Yang 90% lainnya terpakai atau hilang di perjalanan.
Inilah sebabnya rantai makanan itu pendek. Setelah empat atau lima langkah, energinya sudah tidak cukup untuk memberi makan satu hewan lagi. Itu juga sebabnya rumput di padang banyak, belalangnya lebih sedikit, dan elangnya hanya satu atau dua.
Apa itu jaring-jaring makanan?
Jaring-jaring makanan adalah banyak rantai makanan yang tersambung menjadi satu. Ia menunjukkan semua hubungan makan dalam satu ekosistem pada waktu yang sama.
Kehidupan nyata bukan satu garis tunggal. Belalang tidak hanya dimakan katak — burung dan tikus memakannya juga. Dan elang tidak hanya makan ular. Ia juga makan kelinci dan tikus.
Gambarlah semua rantai itu pada satu halaman, dan garis-garisnya mulai bersilangan. Pola persilangan itulah jaring-jaring makanan. Tekan tombol “Jaring-jaring makanan” pada diagram di atas dan kamu bisa menyaksikannya terjadi.
Rantai makanan dan jaring-jaring makanan
| Rantai makanan | Jaring-jaring makanan | |
|---|---|---|
| Berapa banyak jalur? | Hanya satu | Banyak, tersambung menjadi satu |
| Bentuk | Satu garis lurus | Jaringan yang bersilangan |
| Setiap hewan makan | Satu hal | Sering beberapa hal |
| Seberapa nyata? | Disederhanakan, untuk belajar | Jauh lebih dekat pada kehidupan nyata |
| Kalau satu hewan hilang | Rantainya terputus | Yang lain sering masih bisa bertahan |
Rantai makanan adalah satu garis. Jaring-jaring makanan adalah banyak garis yang terjalin — persis seperti jaring laba-laba. Rantai = 1 jalur. Jaring-jaring = banyak jalur.
Mengapa siswa tertukar
Kekeliruan yang sering muncul
- Mengira keduanya dua diagram yang berbeda. Bukan. Jaring-jaring makanan terbuat dari rantai-rantai makanan. Setiap jalur yang bisa kamu telusuri di dalam jaring-jaring itu sendiri adalah sebuah rantai makanan.
- Menggambar tanda panah ke arah yang salah. Tanda panah berjalan dari makanan ke yang memakannya, karena ia mengikuti energi. Rumput → Belalang, jangan sekali-kali sebaliknya.
- Menyebut produsen sebagai konsumen primer. Produsen membuat makanan. Konsumen primer adalah yang pertama makan.
- Lupa pada matahari. Hampir semua energi dalam ekosistem dimulai dari matahari. Produsen yang menangkapnya lebih dahulu.
- Mengira konsumen puncak yang paling kuat. Itu hanya berarti tidak ada yang memangsanya. Ia juga yang paling sedikit energinya.
Tiga contoh singkat
Padang rumput: Rumput → Belalang → Katak → Ular → Elang
Kolam: Alga → Siput kolam → Ikan kecil → Katak lembu → Bangau
Samudra: Fitoplankton → Zooplankton → Sardin → Tuna → Hiu
Lihatlah ketiganya. Namanya berubah seluruhnya, tetapi polanya sama: produsen di bawah, lalu para pemakan bertumpuk di atasnya. Pelajari polanya sekali, dan kamu bisa mengerjakan ekosistem mana pun.
Contoh nyata: mengapa jaring-jaring itu penting
Bayangkan sebuah padang rumput tempat semua katak hilang karena penyakit.
Dalam sebuah rantai makanan, itu bencana. Rumput → Belalang → Katak → Ular → Elang begitu saja terputus. Ular tidak punya apa pun untuk dimakan.
Dalam sebuah jaring-jaring makanan, ular punya pilihan lain. Ia bisa makan tikus. Ekosistemnya terguncang, tetapi tidak runtuh.
Inilah gagasan besarnya: jaring-jaring makanan membuat ekosistem lebih kukuh. Lebih banyak sambungan berarti lebih banyak jalur cadangan ketika ada yang tidak berjalan baik.
Ada versi nyatanya. Ketika serigala dihilangkan dari Taman Nasional Yellowstone di Amerika, jumlah rusa tumbuh sangat besar. Rusa-rusa itu memakan begitu banyak pohon muda sampai tepian sungainya berubah. Menghilangkan satu hewan mengubah seluruh jaring-jaringnya.
Ringkasan cepat
- Ekosistem adalah makhluk hidup ditambah benda tak hidup dalam satu tempat.
- Rantai makanan adalah satu jalur energi. Produsen dahulu, lalu para pemakan.
- Jaring-jaring makanan adalah banyak rantai makanan yang tersambung menjadi satu.
- Tanda panah menunjuk dari makanan ke yang memakannya, mengikuti energi.
- Hanya sekitar 10% energi yang lewat ke tingkatan berikutnya, jadi rantainya pendek.
- Rantai = satu garis. Jaring-jaring = banyak garis yang terjalin.
Kalau kamu ingin memahami dari mana energi pada produsen itu datang pada mulanya, bacalah panduan kami tentang cara tumbuhan membuat makanannya sendiri. Itulah langkah yang terjadi tepat sebelum tanda panah pertama pada setiap rantai makanan.
Untuk biologi lain pada tingkat ini, penjelasan kami tentang sistem peredaran darah dan kendali serta koordinasi saraf memakai pendekatan langkah demi langkah yang sama.
Ingin anak Anda benar-benar menikmati sains?
Lewat satu sesi konsultasi, kami menemukan dengan tepat di mana alur berpikirnya terputus — tanpa paksaan, tanpa kewajiban.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa perbedaan utama antara rantai makanan dan jaring-jaring makanan?
Rantai makanan menunjukkan satu jalur tunggal yang dilalui energi di sebuah ekosistem, seperti Rumput → Belalang → Katak → Ular → Elang. Jaring-jaring makanan menunjukkan banyak rantai makanan yang saling terhubung, karena sebagian besar hewan memakan lebih dari satu jenis makanan dan dimakan oleh lebih dari satu hewan.
Ke arah mana anak panah menunjuk pada rantai makanan?
Anak panah menunjuk dari makanan ke pemakannya, jadi kita menulis Rumput → Belalang. Anak panah mengikuti energi, yang berpindah dari yang dimakan ke hewan yang memakannya. Membaca setiap anak panah sebagai “dimakan oleh” membuatnya mudah diingat.
Apa itu produsen dan konsumen?
Produsen membuat makanannya sendiri memakai cahaya matahari, seperti rumput atau alga. Konsumen primer memakan produsen, konsumen sekunder memakan konsumen primer, konsumen tersier memakan konsumen sekunder, dan konsumen puncak berada di paling atas tanpa ada yang memangsanya.
Mengapa energi berkurang saat naik pada rantai makanan?
Hewan memakai sebagian besar energi dari makanannya untuk bergerak, bernapas, dan menjaga kehangatan, dan sebagian hilang sebagai panas dan buangan. Hanya sekitar 10 % energi pada satu tingkat mencapai tingkat berikutnya, dan itulah sebabnya rantai makanan biasanya hanya empat atau lima langkah panjangnya.
Berikan contoh rantai makanan dan jaring-jaring makanan.
Rantai makanan kolam adalah Alga → Siput kolam → Ikan kecil → Katak lembu → Kuntul. Jaring-jaring makanan kolam menambahkan rantai lain di kolam yang sama: serangga air juga memakan alga, bebek juga memakan serangga dan ikan, dan kuntul memakan ikan selain katak lembu.
